Archive for June, 2007

blood diamond

Saturday, June 23rd, 2007

Aku memang tidak bisa menangis, ah-
sulit sekali rasanya menuntun air mataku untuk mengeluarkannya [jadi
teringat si cewek dalam film The Holiday yang tak pernah menangis sejak
usianya 11 tahun, wow!],

aku ingat terakhir kali aku mengeluarkannya satu
tahun yang lalu ketika dia harus kembali pada-Nya, saat itu…entah kenapa
mudah sekali mataku mengeluarkannya, bersama mereka, ya…14 orang lagi yang
sama-sama merasakan perihnya kehilangan orang yang telah bekerja bersama selama
setahun di kelas dua SMA.

Ya, itulah terakhir kali aku m-e-n-a-n-g-i-s…

Tetapi malam ini selepas menonton Blood
Diamond,
hampir saja aku menangis! Coba skenarionya lebih diperpanjang,
mungkin aku telah mengeluarkannya dari mataku :)

Mungkin sebagian dari kalian yang telah
menonton film itu bertanya-tanya,

"Bagian mana Din, yang hampir bikin
kamu nangis?!"

Hehe, tapi itulah kenyataannya,
aku tak kuasa melihat anak-anak kecil
yang telah dicuci otaknya untuk menjadi prajurit RUF di afrika saat itu.

Aku heran betapa hebatnya kekuatan provokasi
tentara-tentara [brengsek] itu, atau mungkin betapa hebatnya kepolosan manusia
bernama anak-anak itu hingga semudah itu dibawa kesana-kemari tanpa banyak
memberontak!

Aku tak kuasa melihat Dia Vandy [nama
seorang anak] yang diajari menembak pada hari pertamanya di kamp gila itu,
bayangkan…seorang anak kecil diharuskan sudah berani menembak manusia utuh,
bukan lagi replica manusia seperti yang kita lihat di lapangan-lapangan tempat
latihan menembak. Bukan! Ini manusia asli! Sehingga betapa kagetnya anak itu
begitu membuka kain yang mengikat kedua matanya dan menampakkan wajah yang
penuh ketakutan tetapi datar demi melihat seorang tak berdosa yang harus
terkena tembakannya di latihan pertamanya.

God! Seorang anak lelaki berusia 9
tahun! Bukan lagi pistol mainan yang ada di tangannya!

dan betapa hebatnya para tentara ruf
dalam mencuci otak mereka itu hingga mereka sudah tak lagi mengenali dirinya
sendiri. bahkan ketika Solomon Vandy, ayah Dia Vandy, ingin
menyelamatkan putranya, sang putra justru menyebut-nyebut ayahnya pengkhianat,
dsb.

Mereka telah benar-benar mengotori kepolosan makhluk bernama
anak kecil ini yang memang ada di dunia untuk membuat kehidupan ini lebih cantik :)

Sungguh, siapapun kalian, jangan pernah
memperalat makhluk-makhluk suci itu, apakah kau tega menghapus kepolosan dan
keluguan di wajah mereka? tegakah kau…?

the big fan of kids,
dini yang lagi dengerin HOME-nya
BUBLE__^

membaca-baca sms :)

Saturday, June 23rd, 2007

Pekerjaan satu ini memang gak ada
matinya!
Malam ini lagi-lagi mataku tak mau
diajak kompromi dan beginilah jadinya, perut lapar tapi malas diisi, yah…secara
ini sudah pukul 3 pagi, sudah gak ada mood untuk makan! Makan apa coba namanya?
Makan pagi? Terlalu gelap untuk sebuah makan pagi.
Then? Makan fajar? Ha-ha, baru dengar
sekarang diriku istilah itu:p

Dan yah! Setelah lelah berkutat di depan
komputer seperti biasanya aku kini hanya bisa tergeletak di atas ranjang
empukku.
Menunggu…menunggu mata ini hingga
bersedia menerima negosiasiku, tidur!

Si perut kini telah berteriak-teriak,
mengalahkan suara westlife yang sedang aku putar, kali ini ‘amazing’ dari album
face to face :)

Inilah yang bisa aku lakukan kini,
membaca-baca SMS di inbox hpku, runtut
mulai urutan terakhir hingga pesan yang baru saja masuk beberapa menit lalu
–yang sialnya tak bisa kubalas karena alasan klise, pulsa!-
dan eureka! Ternyata kegiatan
satu ini menyenangkan sekali –baru menyadarinya padahal hampir tiap hari aku
melakukannya- ada sesuatu yang selalu aku rasakan setiap kali tanganku
tergelitik memencet-mencet tombol di hpku untuk terus membuka pesan demi pesan.

Menit-menit pun larut dalam tawa,
terkadang benar-benar tawa yang keras hingga aku harus menahannya dengan bantal
karena yah…kalau salma –my l’il sister- yang tidur di sisi kanan kamarku bangun
kan kasian :)

Terkadang, aku tersenyum-senyum sendiri
membaca pesan demi pesan itu, tapi tolong catat, belum pernah aku menangis:D
meskipun seringkali hanyut dalam haru biru dalam kegiatan membaca-baca sms ini :)

Biasanya pikiranku pun tergelitik untuk
mengirim sms pada orang yang sms-nya sedang aku baca dan aku merasa ingin
ber-sms dengannya, tapi seringkali –bahkan lebih banyak- aku mengalah untuk
mengurungkan niatku saja karena kasian, mungkin dia telah larut dalam mimpinya
dan harus terbangun demi mendengar suara yang berkoar-koar dari hpnya karena
ada sms, hehe. Eh tapi bagus juga kalau kemudian dia yang bersangkutan jadi
bangun tengah malam dan mengambil air wudlu untuk kemudian shalat malam :)

Ah- sms…sms…
Aku pun menyudahi kegiatan ini dan
menutup inboxku sambil tersenyum, hmm…kegiatan ini sedikit membantu merilekskan
diriku meskipun kelihatannya mataku jadi semakin lelah:p

Aaaagh…[meregangkan tulang-tulang yang
pegel:D]
Let me sleep….

Ups…kelihatannya sudah terdengar
gerak-gerik prajurit Allah di rumah-rumahNya yang akan menyenandungkan lantunan
adzan, panggilan untuk menghadap Sang Khaliq…ini jelas bukan lagu nina
bobok, dini…!!!

Hehe…ok, ok…lagi-lagi tidak tidur! :)

[ditulis di ponsel dan kemudian disalin
ke komputer] 

Tuesday, June 12th, 2007

Its
time to me to say this words…

It seems like yesterday that I just
begin my first time in this senior high school,
It seems like yesterday that I wear
the strange clothes with little bit ‘cruel’ from MOS,
It seems like yesterday that I meet
many new people with their own style,
It seems like yesterday that I step my
feet at the new place that I never know before,
It seems like yesterday that I life in
this –bored but funny amazing enjoyable- school,
It seems like YESTERDAY!!!
But today,

I
realize that it just my dream, my flying imagination :)

God!
mesin waktu-Mu begitu cepat bergerak
atau diriku yang tak pernah bisa memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin?

Mesin waktu itu ingin aku putar tiga
tahun ke belakang dan aku tinggal duduk menikmati mesin itu berputar, aku pasti
akan tertawa, terbahak, kemudian terharu atau bahkan menangis kemudian kembali
jungkir balik sambil memegangi perutku tak tahan melihat crazy little things,
maybe…

Beberapa saat kemudian memencet tombol
PAUSE di mesin itu kemudian aku masuk ke dalamnya dan mengubah little bit sucks
time in my life atau bahkan aku langsung memencet tombol DELETE saja jika perlu!

Hmm, coba aku bisa melakukannya :)

Ok
STOP din! Wake up girl!

Hidupmu
untuk hari ini :)

Suatu malam, my flying imagination
tiba-tiba membisiki diriku untuk menulis, paling tidak semacam ucapan terima
kasih untuk kalian-kalian yang telah menjadi bagian dari scenario kehidupanku
selama tiga tahun di sebuah tempat yang membuat kita selalu bertanya,
"Kapan Si Bapak kepala sekolah yang itu diganti?" [hehe;P]

Anyway,

Terima kasih tak terhingga untuk
teman-teman mantan x-9 angkatan 2004, aku ingat betapa gilanya kita saat itu:D
eh, ingat kan kalian waktu Si Bapak Kepala Sekolah itu berkali-kali sengaja ke
lantai atas ‘mengunjungi’ kelas kita hanya untuk memperingatkan betapa nakalnya
kita^^ Beliau marah waktu kita pasang lampu kelap-kelip 17-an melintang di
langit-langit kelas kita dengan alas an, "Begini ini menghabiskan
listrik" sementara kita tak henti-hentinya membatin, "Kita kan dah
bayar SPP, Pak…boleh dunk memanfaatkan fasilitas sekolah;P"

Atau beliau yang marah gara-gara kita
duduk2 di tempat rak sepatu depan Lab Komputer yang memang saat itu lokasinya
di sebelah kelas kita…eh dasar kita gak pernah kapok, abis beliau turun kita
malah tidur-tiduran di rak sepatu yang terbuat dari besi itu, haha:D

Terima kasih teman…terutama untuk
alina, farisda, cope, asri, my great biology team ever! Betapa akhirnya kita
bisa menunjukkan pada Pak Chamid bahwa kita gak cuma bisa "Deh Dong"
doang:D bahkan kita bisa bikin The First Biology Documentary Film di Smansa :)

Terima kasih untuk guru-guruku di
kelas X yang lucu-lucu^^ maaf ya Bu, Pak, kalau saya sering sekali protes, gak
setuju, bikin ruwet, atau mengomel di belakang anda :)

Terima kasih untuk teman-teman di SKI
angkatanku serta SKI angkatan di atasku, u give me sumthin like a fire in my
heart that I can burn it up until now in my soul :)

The
Cha’os……!!!! :)

Adugh bisa semilyar taun bikin cerita
tentang kalian:D
Akhirnya aku benar-benar bersyukur aku
bisa bergabung di OSIS SMA 1 generasi 05-06 yang lebih akrab di telinga
penggemarnya [wekekekkk:p] dengan nama The Cha’os…
Kita benar-benar hebat kalau bikin
‘CHAOS’ di sekolah, hoho:D
Inget gak sih waktu flying imagination
kita mbayangin hal-hal gila kaya :
"Eh yu’, besok kalau udah kawin
sama bang Adi, kita-kita yang jadi EO-nya loh:D"

Atau betapa semangatnya kita waktu
ngebayangin kita besok bakal punya usaha bareng dalam satu tempat yang
guedee…jadi kalau orang masuk pintu pertama misalnya mereka bakal dilayanin di
Studio Musiknya si Dumz [eh, dumz kayanya di bengkel aja de pren, lha gimana
tuh anak keterima di teknik mesin UGM, hee;p] truz di pintu selanjutnya ada si
ulya dengan Cateringnya [tidak lupa krupuk rambak si mama ngikut:D], dll hingga
zonaku sendiri yang bergerak di bidang art and design, hohoho:D

Ya sutralah, mimpi itu boleh aja
terkadang, untuk membangkitkan nyawa kita, because life without dream is a life
unlife! [hehe, ngutip 5cm lagi kerjaan lu, Din:p]
Anyway aku benar-benar berterima kasih
pada kalian ber-15, kalian-kalian adalah orang-orang terpilih, terbaik,
tergila, terbodoh, terjenius, teraneh, terextravaganza, terheboh that ever
born!!! :)

Remember friend, remember satu kata di
jaket almamater kita ber-16,
"Bahwa kita semua awalnya ber-16
dan akan tetap ber-16 dalam ending cerita apapun. Kita, orang-orang gila yang
bekerja atas nama HATI :)"
Btw teman-teman, I miss one of our
friend…our lovely friend :)

IPA
EMPAAAAATTT!!!!

Dua tahun bersama kalian adalah hal
yang gilaaaa!!!
Sudah aku kasih TRIBUTE FOR IPA 4 di
one of my post in this blog, silakan kalian baca saja disitu :)
Pokoknya, Lotz Of Thanks buat kalian
semua!!!
Aku belajar banyak dari kalian :)

Untuk all of my teachers, sebetapa
anehnya, uniknya, menyebalkannya, kasarnya, hebohnya, kerasnya diri kalian…aku
wajib membungkukkan badanku, mencium tangan kalian dan dgn tulus mengucapkan
ungkapan maaf dan terima kasihku untuk kalianT_T aku salut pada beberapa guru
yang masih memegang teguh ungkapan "Guru adalah Pahlawan tanpa tanda
jasa" meskipun itu kini hanya ungkapan belaka bagi sebagian guru. Oh ya,
untuk mas-mas pegawai TU, mas topik yang sabar diomelin tiap hari sama bus us
di lab kimia, hee:p, mas solikin perpus yang udah ngebiarin saya minjem buku
tanpa kartu atau bahkan gak bilang-bilang, hee;p

Pak Gi’ yang selalu setia dengan
tugasnya membuat

surat

surat

…dan

surat

…kalau butuh

surat

, cari pak Gi’…!!! Hehe, makasih Pak!

Bu Djar, pembimbing karya tulis saya
yang akhirnya selesai dengan judul "Pendidikan Lingkungan Hidup Sebagai
Mata Pelajaran Khusus di Sekolah"

Terima kasih untuk duo satpam si
gempal dan si gempil yang bikin saya lebih sabaaar nunggu bel pulang dan
sabaaaar nunggu selesei upacara baru boleh masuk [dengan digiring ke
lapanganT_T] gara-gara telat! Eh maap ya, saya sering boong pake alesan nganter
adek skul dulu, perut sakit, dll…semua itu boong ko…ga semua yang lu denger itu
bener, wekekekekk…^^ maap deh maap…

Terima kasih untuk teman-teman di
ekskul Jurnalistik, serunya jadi wartawan abu2 bareng kalian :) untuk anak-anak
ekskul KIR, sebenarnya saya masih bingung kenapa orang pinter macam guru
pembimbing kita itu justru bikin kita sebel gara-gara sikapnya yang lain dari
yang lain ;D

Oh ya, untuk bu singgih, bu’e dan mbak
yang jualan bakso lumayan enak tapi saya gak tahu namanya karena baru
pertengahan taun ini buka kantin di skul, terima kasih buat makanan2nya yang
bikin kita pengen bolos pelajaran [apalagi pelajaran sejarah! Aduh maap
pak..maap..bapak sih, kalau nerangin gak nyampe2…kita

kan

gak sepinter bapak:)]

Siapa lagi yah? Siapa lagi yang belum
kesebut?
Pokoknya, for all people yang pernah
hadir dalam skenario saya selama di SMA 1 KUDUS ini, saya benar-benar berterima
kasih pada kalian semua…
Ini semua adalah proses pembelajaran,
ya, kehidupan ini…
Dan kalian semua adalah guru-guru
kehidupan yang membuat saya lebih dewasa dan berguna bagi hidup dan kehidupan
ini :)

Raihlah impian kalian, teman…

Jika suatu ketika kita bertemu, aku
ingin aku bertemu kalian dengan kehidupan yang lebih baik dari sekarang.
Jangan pernah takut berjalan maju jika
niat dan tekad kalian telah teguh,

Burn it on in your soul!!!
Yakin bisa, pasti bisa! :)

[Semoga kita semua lulus dan diterima
di universitas yang terbaik untuk kita, amiiin!!!!]

We
are the champion all the world,

Dini, kandidat :

-ex
X-9

-ex
XI,XII IPA 4

-ex
The Cha’os

-ex
JSC member

-ex
KIR member

-ex
SKI member

-ex
SMANSAKU student

Jika lulus UAN 2007 [amiiin…semua anak
SMANSA lulus!!! :)]

friends, i’ll be missing you..

Tuesday, June 12th, 2007

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Karena tidak ada yang bisa mengalahkan kejelekan kalian
semua, kekonyolan yang tak pernah jelas, kebodohan yang jenius, kegilaan yang
tanpa batas, kemaksiatan yang selalu terulang lagi dan lagi, kelucuan yang sama
sekali tidak penting tapi berharga, kecerdasan mental spiritual intelektual
yang langka, serta kekuatan semangat impian dan cita-cita yang kalian miliki…

Sekali lagi, TIDAK ADA.

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Teman, ingat saat pertama kali kita melihat bu djar untuk
pertama kalinya marah dengan nyeletuk,

‘Ah, ipa 4 ngawur, ah…’ dan
begitu saja meninggalkan jam mengajarnya. Ingatkah kalian juga ketika sorenya
kita berbondong-bondong bertandang ke rumah beliau untuk mohon ampun atas kelakuan
kita yang terlalu ‘jenius’, haha.

Dan betapa bu djar menunjukkan kebanggaannya pada kita yang ngawur
dengan selalu saja mengungkit-ungkit ‘kejeniusan’ ulah kita itu di setiap
jam biologi beliau, hehe.

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Mari kita flash back memori kita ketika awal kelas XI,
mempunyai wali kelas seperti pak Tarto adalah kebanggaan tersendiri karena
paling tidak kita akan selalu berharap suatu saat beliau bisa masuk Indonesian
idol
:)

Kita yang dulu masih malu-malu kucing untuk saling bertegur
sapa, padahal dalam hati kecil kita selalu ngrasani teman-teman kita
sendiri [hayo…ngaku aja lah, pren!^^]

Kita yang dipertemukan tidak sengaja oleh sistem acak
komputer sekolah yang menyatukan kita dalam satu komunitas, ipa empat.

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Ingatkah dirimu ketika kita untuk pertama kalinya holiday
bareng ke gedong songo? Betapa melelahkannya hari itu dan untungnya ada secuil
hiburan di akhir perjalanan kita, apalagi kalau bukan ulah Si Jr.Kas
memperindah tampilan mobil RBK menjadi lebih meliuk-liuk, hihi.

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Baliiiiii….

Begitu banyak hal yang terjadi dalam memori box satu ini.

Ketika kita menggila bersama di dalam bis, haha.

Ketika kita melihat Si wishnu berubah jadi sangar dengan
kejadian ‘tato’ itu, hehe.

Ketika kita mengeluhkan sekaligus menertawakan tempat seperti joger atau komotra yang
membuat kita jadi lebih langsing, hihi.

Ketika bis bergoyang heboh ketika zidane berubah jadi banteng
tanpa tanduk, huhu.

Atau ketika kita kelaparan setengah mati dan harus berbagi
dua bungkus pop mie untuk satu bis, hoho.

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Saat ketika kita menghabiskan malam beberapa hari sebelum
ujian nasional dengan bercengkerama di rumah si rani, hehe.

Betapa bodohnya kita yang jenius ini sampai bisa melupakan acara
inti, mengkhatamkan al-Qur’an yang sudah dibaca 29 juz bersama-sama.

Bagi yang belum tahu, siangnya di masjid sesudah sholat
dzuhur jama’ah sebagian kita akhirnya
mengkhatamkannya.

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Setiap tes adalah hal yang tak pernah terlupakan, teman.

Betapa hebatnya jaringan kita yang menandingi XL, telkomsel, indosat
atau bahkan 3.

Ingatkah kalian begitu keukeuh-nya pak Samijan ingin memutus
jaringan kita dengan semangat menjaga ruangan tes semester kita tiga kali
berturut-turut, haha…ternyata, bukan XL atau jaringan manapun yang bisa
mengalahkan kita, melainkan Si Bapak guru sejarah yang senang sekali memberi
rekor pada kelas kita yang memang berbeda dari kelas manapun :)

Aku yakin,

Aku akan sangat merindukan saat-saat itu…

Kemana lagi akan kutemukan manusia-manusia ajaib seperti
kalian ini di kehidupan mendatang, teman?

Ah ya,

Di hati kecilku ;)

Hanya di situ aku bisa menemukan kalian,

Bukan di konter 3G Si G, apalagi di kolong kasur mami ephi.

Miss you gals,

Dini, absen sebelas.